KPK Sambangi Pemkab Minsel

MINSEL,lensautara.com– Sebagai bagian dari kegiatan koordinasi dan supervisi pemberantasan korupsi terintegrasi sesuai UU no 30 tahun 2002. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gelar monitoring dan evaluasi pemberantasan korupsi terintegrasi dan apdate progress MCP B 10 tahun 2018. Pelaksanaan kegiatan tersebut di gelar di gedung ruang rapat kantor Bupati Minahasa Selatan lantai 4, Rabu (7/11/2018).

Dalam sambutan Bupati Minahasa Selatan yang di wakili oleh Sekda Denny Kaawoan SE,M.Si memberikan apresiasi kepada KPK  yang sudah membuat kegiatan ini, karena kegiatan ini juga sangat membantu bagi pemerintah Minahasa Selatan untuk mencegah kepada seluruh jajaran SKPD untuk tidak melakukan hal yang merugikan negara (Korupsi). kegiatan ini juga sangat bermanfaat bagi Pemkab Minsel untuk membangun daerah bebas dari pungli dan korupsi.

“Dalam memberantas aksi korupsi di seluruh Indonesia, KPK gelar kegiatan ini untuk mengingatkan kepada seluruh SKP di jajaran Pemkab Minsel untuk lebih waspada dan lebih profesional dalam mengolah anggaran pemerintah,” ujar Sekda.

Mewakili KPK Muhammad Indra Furqon dan Nexio Hemus selaku Korwas Sulawesi Utara, KPK  membuat terobosan baru untuk mencegah kasus korupsi yang bernama MCP B 10, Ini di buat di seluruh Indonesia. Aplikasi ini meliputi perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa,perijinan terpadu satu pintu (PTSP).

Dan ini 3 faktor yang bisa memicu terjadinya tindak pidana korupsi. Dan juga paling di pantau oleh KPK yaitu dana desa karena anggaran dana desa sarat akan penyalahgunaan anggaran. Karena itulah aplikasi ini di buat untuk mencegah dan meminimalisir serta mengingatkan kepada seluruh SKPD untuk tidak melakukan aksi  korupsi. Karena itu aplikasi ini di pantau secara langsung oleh KPK pusat serta jajaran pemerintah yang membidangi pemberantasan korupsi.

Usai melaksanakan kegiatan di lantai 4 tim KPK turun langsung di sejumlah OPD untuk meninjau secara langsung kinerja serta melakukan pembimbingan tarkait pungutan liar serta potensi terjadinya korupsi.

“Kami sangat menyambut baik kepada KPK karena sudah memberikan motivasi serta arahan kepada Pemerintah Kabupaten Minsel supaya jauh dari pungli dan korupsi,”  ucap Sekda Kaawoan.

Hadir dalam kegiatan ini,Sekdakab Minsel Denny Kaawoan,para Asisten,pimpinan OPD serta insan Pers.

(Friska)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *